Hari Selasa, 28 Agustus 2012 seorang teman membuka website tenaga kependidikan Surabaya... Jadi memang para guru di Surabaya diwajibkan sering-sering update blog tenaga kependidikan Surabaya untuk mengetahui info terbaru, bahkan undangan kegiatan yang diselenggarakan Diknas Surabaya. Lanjut yaakk..lalu bilang bahwa sekolahku termasuk dalam undangan Pembinaan Guru PNS di lingkungan pemkot Surabaya. Seketika saja wakasek kurikulumku kaget, dan segera menyusun siapa saja yang ikut di gelombang I dan gelombang II...maklum yang diwajibkan ikut adalah seluruh guru PNS.
Awalnya kami para guru sempat bertanya-tanya apa yaa kira-kira yang akan disampaikan oleh Kepala Dinas.. Bahkan pembinaan macam apa yang akan kami terima pun juga menjadi pertanyaan kami.. Kebetulan aku mendapat giliran gelombang pertama.. And the stories begin.... ;)
- Kamis, 30 Agustus 2012...Gedung Wanita Chandra Kirana, Jl. Kalibokor Surabaya -
Sejak kepemimpinan Bu Risma (Walikota Surabaya) semua PNS dituntut untuk tidak mengikuti tradisi lama khas Indonesia which is Jam Karet :)) Jadi Bu Risma ini selalu tepat waktu kalo mimpin pertemuan dengan siapapun..jangan sampe telat kalo kamu termasuk orang yang masih punya malu.. Bisa di strap depan para peserta rapat yang laen tuh. Setahun setelah aku menjadi guru PNS di lingkungan Pemkot Surabaya, Kepala Dinas Pendidikan dialihkan pada DR. Ikhsan. Beliau ini termasuk orang kepercayaan Bu Risma dari Bappemas KB. Pada usia 45 tahun sudah memiliki gelar Doktor di depan namanya yang singkat itu.
Pak Kadin ini sama tepat waktunya dengan Bu Risma, bahkan kalo mendengar cerita Kepala Sekolah, tidak ada satupun yang berani ngaret bahkan absen di setiap rapat yang dipimpin beliau. Dan benar saja...di undangan pembinaan PNS Guru hari itu tertulis bahwa kami diharapkan hadir 30 menit sebelum acara. Acara dimulai pada pukul 08.00, so kita kudu hadir jam 07.30 paling telat... Tapi pada saat aku sampai di tempat acara pukul 07.15 aku sudah melihat Pak Kadin ini sedang berbicara di handphonenya... dan aku pun mbatin.."jam piro wong iki tekane..??" :-?
Masuk ke acara yang dimulai tepat pukul 08.00...dan sambutan beliau membuat hati kita yang berpikir yang enggak-enggak jadi lega... Acara ini hanya sekedar seminar yang akan dipandu oleh Munif Chatib.. Seorang motivator yang telah menulis sebuah Buku Tetralogi yang berhubungan dengan dunia pendidikan yaitu "Sekolahnya Manusia", "Gurunya Manusia", "Orangtuanya Manusia" dan "Sekolah Anak-anak Juara". Asssllliiii.......seminar ini menyindir aku sebagai seorang guru..yang masih juga menjadi manusia biasa..*ya iyaaallaaahh..hellooowww*
Jadi seminar ini memang benar kalo ditujukan buat para guru... Hanya untuk sekedar instropeksi diri tentang sikap yang telah kita lakukan pada murid.. Apa yang telah kita ajarkan pada murid kita..?? Ingin membentuk menjadi apakah kita pada murid kita..?? Seperti robot kah..?? Atau menjadi manusia seutuhnya dengan mengandalkan seluruh kemampuan yang dimilikinya..??
Mungkin dari para guru (seperti akyuu) ada yang selalu dan masih nge-judge bahwa anak ini punya bakat DDR (Daya Dong Rendah), atau bahkan yang usiiilll ma gurunya, yang nakalnya ampyuuun DiJe, yang ga bisa diem daaann sebagainya.. :-s
Pak Kadin ini sama tepat waktunya dengan Bu Risma, bahkan kalo mendengar cerita Kepala Sekolah, tidak ada satupun yang berani ngaret bahkan absen di setiap rapat yang dipimpin beliau. Dan benar saja...di undangan pembinaan PNS Guru hari itu tertulis bahwa kami diharapkan hadir 30 menit sebelum acara. Acara dimulai pada pukul 08.00, so kita kudu hadir jam 07.30 paling telat... Tapi pada saat aku sampai di tempat acara pukul 07.15 aku sudah melihat Pak Kadin ini sedang berbicara di handphonenya... dan aku pun mbatin.."jam piro wong iki tekane..??" :-?
Masuk ke acara yang dimulai tepat pukul 08.00...dan sambutan beliau membuat hati kita yang berpikir yang enggak-enggak jadi lega... Acara ini hanya sekedar seminar yang akan dipandu oleh Munif Chatib.. Seorang motivator yang telah menulis sebuah Buku Tetralogi yang berhubungan dengan dunia pendidikan yaitu "Sekolahnya Manusia", "Gurunya Manusia", "Orangtuanya Manusia" dan "Sekolah Anak-anak Juara". Asssllliiii.......seminar ini menyindir aku sebagai seorang guru..yang masih juga menjadi manusia biasa..*ya iyaaallaaahh..hellooowww*
Jadi seminar ini memang benar kalo ditujukan buat para guru... Hanya untuk sekedar instropeksi diri tentang sikap yang telah kita lakukan pada murid.. Apa yang telah kita ajarkan pada murid kita..?? Ingin membentuk menjadi apakah kita pada murid kita..?? Seperti robot kah..?? Atau menjadi manusia seutuhnya dengan mengandalkan seluruh kemampuan yang dimilikinya..??Mungkin dari para guru (seperti akyuu) ada yang selalu dan masih nge-judge bahwa anak ini punya bakat DDR (Daya Dong Rendah), atau bahkan yang usiiilll ma gurunya, yang nakalnya ampyuuun DiJe, yang ga bisa diem daaann sebagainya.. :-s






