Minggu, 02 Mei 2010

i have a (lots of) dream....



aku memang punya sejuta, entah mungkin semilyar mimpi...hanya saja kadang ak g pernah sadar jika itu adalah mimpiku...bagiku, yang namanya mimpi itu adalah cerita yang menghiasi dan membuat tidur kita menjadi semakin indah...itulah mimpi.

tapi kali ini ada yang membuat ku realize ada pengertian lain tentang mimpi…saat aku mengikuti upacara, sang pembina bercerita tentang mimpi dari seorang Kartini, yang logikanya pada saat itu sulit sekali Kartini akan mewujudkannya, tetapi pada kenyataannya terwujud juga…setidaknya itulah yang ak tangkap dari amanat upacara itu…
kata Vierra, “di balik sebuah mimpi ada sebuah harapan, ada sebuah kisah yang tersimpan…” kalo mw flashback, semua yang kuraih ini sebagian karena mimpi kecilku yang sebenarnya tak pernah kusadari dan tak pernah terselip dalam doaku… Satu hal yang pasti, ini terwujud karena usaha dan berdoa tentu, just wondering, sebuah mimpi yang tak pernah terselip dalam doaku pun dikabulkan olehNya, bagaimana yang selalu ku requestkan padaNya di tiap doaku yaa…???? Emnag tanpa sadar kita pasti berharap, mungkin menyebut, atau bermimpi, entah apalah namanya itu pada saat kita melihat sesuatu yang menarik perhatian kita…apakah itu sebuah baju yang baguss, seseorang yang charming, sebuah benda idaman ataupun another things……hal yang tanpa sengaja kita ucap itulah doa kita yang paling jujur tanpa ada beban disana sini, dan tanpa sadar membuat kita berusaha untuk mendapatkannya…

begitu pula dengan semua yang kuinginkan, seperti yang tak pernah terselip dalam doaku, mulai dari aku ingin bekerja saat aku masih kuliah, diberi kemudahan yang amat sangat dalam skripsiku dan pembuatan karyaku, mengajar di tempat yang totally support musik, membeli barang yang mungkin masih jauh di anganku saat itu, and another things…Entah mungkin niatnya baik kali yaa, jadi semua itu alhamdulillah mudah terwujud, atau mungkin Allah memang sengaja memberiku cobaan buatku apakah aku termasuk umatNya yang bersyukur atau tidak…(^_^) dan jujur itu baru ku sadari dan aku syukuri terlambat……dan pada saat aku menyelipkan doa untuk sebuah keinginanku yang lain, laamaaaaa bgt datengnya…xixixixiii, dan kali ini aku tak ingin kembali terlambat untuk sadar bahwa Allah is preparing something, and i know that thing is best for me… (sabaaarr……)

pernah g sih ngerasa tiba2 kita seperti diingatkan ataupun disentil dengan hal2 kecil di sekitar kita?? Ak memang baru saja belajar tentang (pentingnya) bermimpi…banyak orang2 di sekitarku yang menyadarkanku dengan mimpi2nya…Seperti Audry, salah satu muridku yang selalu bermimpi punya adik baru, dy berharap agar kelak setelah sekian lama, ibunya bisa mengandung seorang adik untuknya…suatu kali dy bertanya pada saat menjelang ultahnya, “bu dewi kalo ultah pengn kado apa?”, sambil tersenyum kegelian, aku menjawab…(tiiiiiitt..uuppss unpublish). Audry hanya bilang, “oowwhhh, kalo ak pengen punya adek bu, ak pengen punya adek co biar nanti bisa tak ajak maen bola…hehehehe”, then i said “make a wish dry, sambil berdoa biar keinginanmu terwujud”, dy hanya menjawab “iya sudah bu, tapi belum dikabulkan, belum waktunya kali ya bu…”. Ak hanya bisa tersenyum sambil berkata “Allah tau kok yang terbaik bt kita…”. Sebuah pernyataan yang terlambat disadari oleh yang mengucapkannya……
menjelang ulang tahunku, audry dengan gembira bilang “bu, aku mw punya adek lhoo…waahh, doaku dikabulkan” aku hanya menjawab “waahh…berarti doa bu dewi bentar lagi juga bakal dikabulkan dunk…??? Kan berdoanya barengan..” sambil menoleh padaku dy hanya bilang “amiiieennn……”. Alhamdulillah ada yang mengamini doaku…

entah kenapa, aku ini (dulu) enggan untuk bermimpi, bagiku i try to be realistic, no pain no gain…tak ada yang terwujud tanpa usaha, hanya saja kali ini aku mengerti tentang usaha yang dimaksud…akupun juga ngerti kenapa banyak orang yang bermimpi agar ini, ingin itu, etc…dan ak mulai mengerti mengapa mereka bertahan dengan mimpinya dan selalu ingin membuatnya ingin menjadi nyata……
kali ini pun aku totally agree dengan Anggun “bermimpilah, dan setelah itu bangun, lalu kejar mimpimu..”. jika kali ini aku belum berhasil, mungkin masih ada rencana yang lebih baik atau sedang ditangguhkan mimpi kita…(atau aku lebih suka menyebut ke keinginan kita).
Like sensei said, “andaikan ya wie…keinginan Allah itu sama dengan keinginan kita, mungkin kita ga perlu menunggu terlalu lama mimpi kita dan mimpi kita mudah saja terwujud… tapi nyatanya, keinginan Allah jauh lebih baik dari keinginan kita, hanya kita saja yang g pernah tau…”

So…how’s your dream..???

Minggu, 29 November 2009

story of chocolate bar








Life doesn’t always as sweet as chocolate…..


Itu kalimat pertama yang aku baca bersamaan dgn datengnya kiriman coklat dari seorang teman… kalimat itu cukup bikin ak terdiam sejenak…yang pasti kemudian membenarkan kalimat tersebut…

Hidup kita mang g semanis coklat, seindah sunrise, ataupun senikmat kita tidur dalam buaian ibu…. Satu hal yang pasti hidup ini adalah misteri….yuuuppp, coz we never know what our next scene…. Kadang kita selalu ngerasa resah ma hidup ini, ada gundah n perasaan2 g jelas yang menghantui hidup kita… rasa khawatir, takut ditinggal teman, takut g lulus tes…. Some people say it’s natural….off course it is…. Karena kita makhluk yang dilengkapi dengan akal pikiran dan perasaan….


Same like the others, sometimes I feel like that too…. Smw keresahan n kegundahan yang g pernah jelas kapan dateng n perginya..g pernah jelas apa sebab n akibatnya selalu bikin aku di dalam keadaan unstabil. Mulai dari muka ditekuk (kata mukijo..), diam seribu bahasa, g mw tau ma lingkungan sekitar..n yang pasti emosi jiwa yang meledak-ledak (lebay mode : ON). Emang sifat yang terakhir nie selalu bikin ak ngerasa bersalah…n yang pasti nanggung akibat dari emosi ku ini… Pernah satu waktu, badan dalam keadaan cuaappeekk, pikiran stress, tapi kerjaan must go on mpe malem…while I’m doing my job, suddenly one of my student hit my hand with stick drum without any reason… reflect, I say..”addduuuuuh….” n pinch his arm…. N then I say to him that it really hurt n I said sorry to him, but he say nothing…. So I left him with pain in my hand. And in the early evening, I had an accident, with another pain in my whole body… Setelah kejadian itu aku berpikir bahwa smw ini pasti akibat dari yang aku lakukan to that kid… Maybe he feel disapointed coz I’m very mad to him n maybe he cursed me(hahahaaa…..). besoknya ak datengin dy, aku tanya alasannya apa kog tiba2 mukul ak tanpa sebab, dan jawaaabaaannnyyaa adaaalllahhh….”gak papa bu dewi…” dan bertanya “sakiitt yaaa???” Ya Allah paringono powerrrr…..tanpa alasan mukul ak???? Waaahhhh hebaattt bener nieeh anak….tapi mengingat keadaannya, ak hanya tarik napas panjang dan menjelaskan dampak dari apa yang dia lakukan, minta maaf ke dy n sambil mengancam, “cukup ke bu dewi, jangan lakukan lagi ke orang lain…”. Dy hanya bilang “janji…!!”.


Kadang ada saatnya emang kita dituntut untuk mengerti orang laen, sperti kejadianku ini… Mengerti dalam artian segala hal, mulai dari denger cerita yang panjang lebaarrr, siap jadi a shoulder to cry on, nganter orang yang butuh hiburan, mpe ngehibur orang laen….(paket lengkap tuuh…). Tapi apakah salah jika kita suatu ketika kita tidak bisa jadi orang yang seperti itu? Atau bahkan kita yang butuh dimengerti orang lain, sedangkan mereka yang terbiasa untuk dimengrti tak mau tau urusan kita…. Mang kta g akan pernah tau isi hati orang laen, smw yang terpendam dalam harta karun jiwanya kita g akan pernah tau, n emang kadang g berhak untuk tau. Seorang teman pernah bilang, “wie, orang hidup itu karena Allah, ada skenario saat ruh kita mulai ditiupkan, saat kamu ngalamin kejadian yang beruntun ini, saat orang lain mulai ikut campur, saat kamu diasingkan oleh teman, atau bahkan saat kamu sendiri pun itu adalah skenarioNYA…so kenapa mesti pusing mikir jalan keluarnya???”. Saat itu mode lebayku ON lagi…termehek-mehek lah aku….


Emang yaa..mgkn ada kebahagiaan tersendiri saat kita bisa mengerti keadaan orang lain…yang katanya Dewi Lestari “….bahagiamu, bahagiaku pasti…”. Tapi..(sing) maafkan aku yang tak sempurna, sampai kapan pun itu aku tetap begini (^_^)…hanya saja sebagai seorang aku, kadang aku pun membutuhkan itu pengertian itu…. Kadang aku juga pngn sendiri sekdar untuk berdua denganNYA. Yakiinn, pasti smw juga butuh itu, jadi jangn takut untuk menjadi seseorang yang mengerti ato butuh pengrtian orang laen... N you don't have to be worries, when your friends leave you, coz there's one Dzat who never leave you.....


So….like my friend Kel’s says

Life doesn’t always as sweet as chocolate….

But nothing wrong, to celebrate rare joyful moments of live with a bar of chocolate….^_^