Rabu, 04 Juli 2012

what if...

"Ma..minta doanya untuk Ibu, kemaren ibu diperiksakan ke dokter swasta, ibu divonis sakit kanker stadium 4 dan hidupnya diperkirakan paling lama 6 bulan. Minta doanya ya ma. Chicik"

Itu pesan singkat yang dikirim mamaku ke aku yang berasal dari adik iparku. Seketika aku menghela nafas panjang.. Aku ingat betul bagaimana kisah adik iparku itu..baru beberapa bulan yang lalu ayahnya meninggal karena kanker juga dan seketika itu ibunya mendadak ga punya semangat hidup.. Sikapnya seolah langsung menjadi seperti anak kecil yang haus perhatian. Kebetulan adik iparku ini punya bayi yang berusia 4 bulan, jadilah dia harus saling berbagi cinta. Akhirnya sang bayi sabrina harus dititipkan berminggu-minggu di rumahku. Sedangkan dia harus membagi tenaga dan kasih nya untuk ibu dan anaknya... 

Aku dulu sempat berpikir tentang keadaan yang semacam ini. membayangkan jika sesuatu terjadi pada aku atau pun keluargaku. Membayangkan betapa sedih dan merasa kalutnya diriku ini. Mungkin sejak aku memikirkan kejadian itu, yang aku pikirkan adalah bagaimana cara membahagiakan dan tak membuat resah kedua orang tuaku...dalam hal ini mamaku. Semakin jauh aku berpikir akupun semakin merasa bahwa ini bukanlah suatu beban. Toh bukannya Allah sang pemilik nafas sudah mengatur semua hidup kita dengan begitu indahnya. Lalu apalagi yang kita khawatirkan..aku menyadari bahwa semua pasti akan merasakan yang namanya sedih, kalut dan entah apalah itu namanya saat kita kehilangan orang yang begitu kita cinta.. Lalu apa yang harus kita lakukan..bukankah memang begitulah hidup. Semua yang hidup pasti mati..

Tapi sampai saat ini aku memang tak tau apa yang harus aku lakukan jika kelak aku mengalami kejadian ini.. what if that happen to me... Entah mungkin aku akan sedih sekali, ataupun nelangsa...entahlah.... Semua kujalani saja..semoga semua yang meninggalkan dunia ini kelak akan selalu Khusnul Khotimah.. amiiiin

Learn from yesterday, Live for today, Hope for tomorrow...

*unpredictable posting* :)

1 komentar:

danirachmat mengatakan...

Dewiiiiii.. sedih baca ceritanya. Semoga beliau yang sakit dan keluarganya diberikan ketabahan dan semoga diberikan yang terbaik oleh Allah.

Posting Komentar